Program Studi Agama Agama (SAA) melakukan kegiatan persiapan untuk melakukan akreditasi secara daring yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 dan 26 Januari 2021. Dimana asesor yang akan melaksanakan asesmen lapangan oleh DR. H. Zuhri, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan DR. Ahmad Salehuhdin, S.Th.I, MA juga dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dala persiapan Asesmen daring Prodi SAA melibakan Dosen, karyawan dan mahasiswa prodi SAA. Dalam kesiapan asesmen lapangan ini juga dimonitoring oleh kepala LPM UIN Raden Fatah DR. Jamil, M.Ag.
Pada dasarnya asesmen lapangan yang akan dilaksanakan yang akan dihadapi oleh Program studi SAA sudah 95 persen. Hal ini disampaikan oleh Kaprodi Studi Agama Agama Bapak Herwansyah, MA. meskipun demikian tentu doa dan usaha maksimal hingga terlaksananya asesmen lapangan secara daring tentu harus terus dilaksanakan. Dalam kesiapan ini dihadir juga Sekretaris Program Studi SAA Bapak Nugroho, M.S.I dan staf Prodi SAA Bapak Nurcholidin, Lc, MA.
Senada dengan Bapak Kaprodi, Nugroho, M.S.I. sebagai sekretaris prodi juga mengajak stackholder Fakultas Ushuluddin dan Program Studi Agama Agama untuk bersama sama mensukseskan asesmen lapangan secara daring dengan memberikan doa, dan bantuan lainnya. (ng)
Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI), menjalin kerjasama dalam bentuk MoU, Kamis (7/01), dengan Radio Republik Indonesia Palembang.
Hadir dalam acara penandatanganan naskah kerjasama itu, Kepala Stasiun RRI Palembang Drs Ahmad Bahri yang didampingi para pejabat di lingkungan RRI di antaranya Andi Sarinah Kabid YPU, Edi Joko Kabag TU serta Yedi Yulistiadi Kepala Bidang Pemberitaan RRI Palembang. Sementara dari Fakultas Ushuluddin hadir Dekan Fakultas Ushuluddin Prof DR Ris’an Rusli yang juga didampingi para Wakil Dekan seperti Wakil Dekan III Dr Anisatul Mardiah.
Kepala Stasiun RRI Palembang DRS H Ahmad Bahri dalam sambutannya mengatakan, bahwa RRI sebagai stasiun radio terbesar dan tertua di Indonesia dengan cakupan siaran terluas melalui chanel RRI Pro 1 hingga Pro 4 dengan bidang siarannya masing-masing sangat menyambut baik kerjasama dengan dunia akademik, terutama dengan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.
Menurut Bahri, kerjasama yang dibangun tentunya akan saling menguatkan terhadap peran masing – masing lembaga dalam rangka membangun bangsa. Bahri berharap akan ada sinergi antara Fakultas Ushuluddin dan RRI dalam rangka menyiarkan informasi kepada masyarakat. Informasi yang akan disampaikan RRI tidak hanya dalam bentuk siaran semata, mengingat saat ini RRI juga mempunyai media online yang cakupanya secara nasional dengan berita yang unggul dan pembaca yang banyak yakni rri.co.id.
“ Sebelum kerjasama ini kita tandatangani, selama ini sudah ada kerjasama antara RRI dan lembaga UIN terutama dalam program agama Islam yang bertujuan membimbing umat ke jalan Allah,” ujar Bahri.
Sementara itu Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof Dr Ris’an Rusli, mengatakan, sudah menjadi satu keharusan bagi Fakultas yang dipimpinnya untuk menjalin kerjasama dengan lembaga penyiaran publik seperti RRI. Diakuinya, Fakultas Ushuluddin dengan berbagai prodi dan programnya harus memanfaatkan keberadaan lembaga publik ini untuk secara bersama menjalankan program masing – masing, sehingga tujuan untuk membangun dan membina umat dapat dengan mudah terwujud.
Lebih jauh sosok yang ramah ini mengatakan, RRI sebagai lembaga publik juga membutuhkan peran dunia pendidikan terutama UIN Raden Fatah, terutama dalam bidang pencerdasan umat. Oleh karena itu, keputusan Fakultas Ushuluddin bekerjasama dengan RRI Palembang adalah langkah yang sangat tepat.
“ Selama ini meskipun kita secara administrasi belum mengikat kerjasama. Tapi sesungguhnya kerjasama itu sudah berlangsung, kita punya dosen untuk ceramah, dan RRI punya medianya. Dan ini sudah cukup lama berlangsung,”ujar Ris’an.
Source : https://m.rri.co.id/go/Psy1Gty
Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dengan Fakultas Sains Kemanusian UPSI Malaysia kembali mengadakan Webinar Internasional Seri ke-4 via daring Zoom Cloud Meetings dengan tema “Islam and Social Issues Post the Covid 19 Pandemic in Various Perspektives”.(28/12/2020)
Webinar Internasional ini menghadirkan 6 (enam) Narasumber, Yang mana 3 Narasumber dari FSK UPSI Malaysia yaitu Dr.(cand) Muhammad Hasbi bin Abdur Rahman, Prof. Madya Dr. Mohd Noor bin Daud, Dr. Norhisham bin Muhamad. Dan 3 Narasumber dari FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang yaitu Dr. Idrus al-Kaf, MA , Dr. Apriyanti M.Ag , Dr. Pathur Rahman ,MA. Acara Webinar Internasional kali ini dipandu oleh Moderator dari Mahasiswa (Lisdayani Pratiwi).
Acara ini ditutup dengan Closing Statement oleh masing- masing perwakilan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang oleh Wakil Dekan 3 Dra. Hj. Anisatul Mardiyah, MA, Ph. D, Timbalan Dekan / Wakil Dekan Fakultas Sains Kemanusiaan (FSK) UPSI Malaysia oleh Dr. Norhisham bin Muhamad. Wadek III dalam Sambutannya mewakili Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam berujar kegiatan ini dilaksanakan untuk selain menemukan solusi dan pandangan terkait Pandemi Covid 19 juga bisa menjalin kerjasama yang baik antara FUSHPI UIN dan UPSI Malaysia. Dr. Norhisham bin Muhamad (Timbalan / Wakil Dekan FSK UPSI Malaysia dalam kesempatan ini mewakili Dekan FSK yang tidak bisa hadir, mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan peserta yang terlibat dalam acara ini, dan berharap hubungan ini akan terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan yang lain.
Dalam Webinar International para narasumber memaparkan makalahnya masing-masing, Dr. Norhisham bin Muhamad (INOVASI TEKNOLOGI ISLAM DALAM MEDIA ONLINE), Dr. Idrus al-Kaf, MA (NEW NORMAL from ECONOMIC PERSPECTIVE), Prof. Madya Dr. Mohd bin Daud (ISSUES COVID 19), Dr. Apriyanti M.Ag ( NEW NORMAL ISLAMIC PERSPECTIVE), Dr.(cand) Muhammad Hasbi Bin Abdul Rahman ( PANDEMI COVID 19 PERSPEKTIF AGAMA-AGAMA), Dr. Pathur Rahman, MA ( NEW NORMAL DALAM PERSPEKTIF TEKS DAN KONTEKS).
Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai bidang keilmuan, instansi, universitas dan berlangsung disambut dengan tertib dan antusias. (LP)
Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mengutus tiga dosen perempuan Dr. Apriyanti, M.Ag, Yen Fikri Rani, M.Ag dan Heni Indrayani, MA untuk menghadiri Seminar bertema: “Problem dan Solusi Kekerasan Seksual Pada Perguruan Tinggi” Sabtu 19/12. Kegiatan yang diadakan oleh Pusat Studi Gender dan Anak UIN Raden Fatah Palembang ini berlangsung di Aula Lt. 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang.
Hadir dalam acara tersebut Dr. Rr Rina Antasari, M. Hum selaku Kepala Pusat Studi Gender dan Anak UIN Raden Fatah Palembang dan dua narasumber Prof. Alimatul Qibtiyah, S.Ag, M.Si, MA, Ph.D (Komisioner Komnas Perempuan Republik Indonesia) dan Titin Sumarni, M.Si (Kasi PUG DPPPA Provinsi Sumatera Selatan).
Kegiatan yang menyoroti maraknya isu kekerasan seksual di Perguruan Tinggi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran civitas akademika mengenai pentingnya masalah ini. Dalam materi yang disampaikan Prof. Alimatul Qibtiyah, S.Ag, M.Si, MA, Ph.D mengemukakan kekerasan seksual membutuhkan perhatian serius. Menurutnya penanganan korban kekerasan memiliki beberapa prinsip antara lain: penanganan harus sesuai dengan bentuk dan jenis kekerasan, partisipasi korban dengan tetap menghargai pilihan dan keputusan korban, menjaga kerahasiaan korban , tidak menghakimi, berlandaskan teologi pemberdayaan dan perlindungan, non diskriminasi, berkeadilan gender, berkelanjutan dan empati. Sementara itu Titin Sumarni, M.Si mengungkapkan bahwa data yang tercatat mengenai jumlah korban tidak sesuai dengan realita yang ada dikarenakan faktor ketidaksadaran korban atau rasa takut korban untuk melapor karena adanya “relasi kuasa”, yaitu hubungan dosen-mahasiswa, atasan-bawahan, dll.
Sementara itu Dr. Apriyanti, M.Ag, salah satu utusan FUSHPI, Ketika ditemui di akhir acara menyampaikan apresiasi terhadap acara tersebut. Menurutnya acara tersebut sangat bermanfaat untuk menambah wawasan perempuan terhadap hak-haknya yang harus dihormati. Kasus-kasus pelecehan di Perguruan Tinggi perlu mendapatkan penanganan serius. (HI)
Fushpi Melesat – Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam mengutus pengelola dan redaktur jurnal-jurnal di lingkungan Fakultas untuk mengikuti kegiatan LP2M di Ballroom A Hotel Aston Palembang 15-16 Desember 2020. Kegiatan bertema “Program Penguatan dan Pemantapan Pengelolaan Rumah Jurnal UIN Raden Fatah Palembang” ini juga dihadiri oleh pengelola dan redaktur jurnal di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Kader Bangsa, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang.
Pengutusan ini bertujuan untuk menguatkan jurnal-jurnal Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam untuk menghadapi akreditasi. Pengutusan yang dilengkapi Surat Tugas resmi dari Dekan Fakultas ini membawa rombongan para pengurus jurnal antara lain: Herwansyah, MA (Redaktur Jurnal Studi Agama Prodi Studi Agama-Agama), Dr. Lukman Nul Hakim, MA (Redaktur Jurnal Semiotika Q Prodi S2 IQT), Rahmat Hidayat, Lc, M.Phil (Pengelola Jurnal El-Fikr Prodi AFI), Heni Indrayani, MA (Pengelola Jurnal Al-Misykah Prodi IQT), Beko Hendro, Lc., M.Hum (Pengelola Jurnal El-Sunnah Prodi Ilmu Hadis), Umi Nurkholifah, M.Psi Psikolog (Pengelola Jurnal Spiritual Healing Prodi Tapsitera), dan Yulian Rama Pri Handiki, MA (Pengelola Jurnal Ilmu Agama Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam).
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Ketua pusat relawan jurnal Indonesia: Andri Putra Kesmawan, M.IP dan Siti Mutrofin, M.Kom, editor in chief di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum, Jombang. Para narasumber ini memberikan materi dengan menganalisa jurnal-jurnal milik pengelola yang hadir di kegiatan dari sisi substansi artikel, lay out artikel, lay out tampilan, serta hal-hal lain yang dapat menunjang keperluan akreditasi. Selain itu juga keduanya berbagi pengalaman-pengalam dalam pengelolaan jurnal.
Beko Hendro, Lc., M.Hum Pengelola Jurnal El-Sunnah mengungkapkan apresiasinya atas pengutusan para pengelola dan redaktur untuk mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan pengelola jurnal berkaitan dengan pengelolaan OJS (online journal system-red) dan peningkatan kualitas jurnal dari sisi substansi jurnal dan tampilan jurnal di OJS,” ungkapnya. Demikian juga Dr. Lukman Nul Hakim, MA, redaktur Jurnal Semiotika Q, mengatakan bahwa pelatihan jurnal diperlukan karena dapat meningkatkan wawasan dan strategi jaringan antara pengirim artikel, reviewer dan pengelola jurnal serta akreditasi jurnal. Sementara itu Herwansyah, MA, Redaktur Jurnal Studi Agama, ketika ditemui di akhir acara menilai kegiatan ini sangat penting. “Melalui bimbingan dan pendalaman materi terkait uji kelayakan masing-masing jurnal, kiranya dapat memberi inspirasi bagi pengelola jurnal dapat mengubah tampilan jurnal dan artikel sesuai dengan pemetaan basis keilmuan sebagai pesan yg akan ‘dijual’ ke khalayak pembaca dan penikmat jurnal.” Ia mengharapkan jurnal yang ia asuh dapat mencapai target maksimal dalam akreditasi, “Akreditasi dan capaian yang diharapkan terindeks scopus merupakan target optimal bagi setiap pengelola jurnal. Kesamaan visi dan misi untuk terakreditasi bagi masing-masing jurnal harus menjadi target yang harus dimulai sedini mungkin dan itu harus dimulai lewat rumah jurnal,” pungkasnya. (yr)
Fushpi Melesat – Jumat hingga Ahad (11-13 Desember 2020), bertempat di Hotel Aston Palembang, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang telah menyelenggarakan pelatihan jurnal bereputasi scopus. Pelatihan ini diikuti oleh mayoritas dosen dari berbagai kampus, meliputi UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Kader Bangsa (UKB), Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Pagar Alam dan Lahat, dan lain sebagainya. Dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Ada dua orang dosen yang diutus yaitu bapak Rahmat Hidayat, Lc., M.Phil dan bapak Beko Hendro, Lc., M.Hum. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber: 1) Dr. Aditya Halim Perdana Kusuma, MM, berasal dari Universitas Muslim Indonesia Makasar; 2) Dr. Heri Nurdiyanto, M. Ti, berasal dari STMIK Dharma Wacana Lampung; dan 3) Arbain, M. Pd yang berasal dari Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
Kegiatan pelitihan jurnal ini diawali dengan pemberian sambutan oleh ketua LP2M yaitu Prof. Dr. Paisol Burlian. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang berkesempatan meluangkan waktunya untuk sharing ilmu dan pengalaman mereka.
Dalam kesempatan ini, pak Aditya, selaku narasumber pertama, telah menyampaikan banyak hal mengenai jurnal internasional. Menurutnya, ada tiga kategori jurnal internasional yaitu internasional, internasional bereputasi scopus dan Web of Science (WoS), dan internasional berdampak faktor (misalnya Q1, Q2, Q3, dst). Pak Heri, selaku pemateri kedua menyatakan, tidak semua jurnal internasional dapat dipercaya dan layak disubmit. Bagi penulis yang hendak mempublikasi karyanya, ada trik-trik khusus memilih jurnal untuk dipublikasi dan hendaknya bertanya di dalam hati: apakah jurnal tersebut termasuk kategori hijecked journal (jurnal abal-abal) atau authentic journal (dapat dipercaya), apakah ada kolega yang mengenal jurnal tersebut, kontak publisher mudah didapati atau tidak, kenal ndak dengan dewan redaksinya, dan segudang pertanyaan lainnya. Untuk memastikan itu semua dapat diakses http://thinkchecksubmit.org/, www.scopus.com, www.predatoryjournals.com, dan lain-lain. Sedangkan pak Arbain selaku pemateri ketiga lebih menekankan pada aplikasi. Banyak aplikasi untuk memudahkan dalam penulisan, apalagi jika referensi dikutip dari karya-karya yang sudah dipublikasi secara online. Untuk mengantisipasi terdeteksinya kesamaan karya seseorang dengan yang lainnya, maka perlu kiranya memformulasikan (paraphrase) kalimat ulang sesuai dengan pemahaman penulis. Paraphrase tersebut dapat menggunakan aplikasi, misalnya www.quillbot.com. Ada juga tehnik untuk menata tulisan dan menyusunnya secara otomatis, seperti aplikasi www.ref-n-wrtie.com. Untuk membandingkan penelitian kita dengan penelitian terdahulu, dapat menggunakan aplikasi publish or perish https://harzing.com/resources/publish-or-perish/windows, dan lain sebagainya. Aplikasi-aplikasi tersebut sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi peneliti jika dapat mengoperasikannya dengan baik.
Sebagai penutup, selaku ketua panitia, Budiman, Ph.D mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan artikel penelitian para peserta nantinya ada yang bisa tembus di jurnal bereputasi scopus, insya Allah, Amiin ya Rabb. (ErHa)
Fushpi Melesat – Rabu, 4 November 2020, Program Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSHPI) UIN Raden Fatah Palembang melakukan studi Komparatif di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Jati Bandung. Bertempat di ruang Dekan kami disambut Bpk. Dr. Wahyudin Darmalaksana, MA selaku Dekan Ushuluddin UIN Sunan Gunung Jati, beserta jajaran Wakil Dekan dan seluruh Ka. Prodi dan Sek. Prodi. Secara khusus Ka. Prodi SAA FUSHPI melakukan pertemuan dan sharing program kegiatan masing-masing Prodi, diantaranya membahas tentang Jurnal. Dimana Prodi SAA UIN Bandung telah merencanakan program artikel jurnal ilmiah sebagai pengganti Skripsi.
Sementara kita tahu FUSHPI UIN Palembang telah mencanangkan program pembuatan jurnal dari Skripsi bagi Mhs yg telah lulus ujian munaqosyah. Secara kelembagaan diakui dua fakultas ini telah melakukan trobosan baru yg sesungguhnya telah ada berdasarkan surat edaran Kemenag RI dan diturunkan menjadi SK Dekan. Di ruang terpisah Ka. Prodi SAA FUSHPI UIN Raden Fatah Palembang (Drs. Herwansyah, MA) dan Ka. Prodi SAA Fak. Ushuluddin UIN Sunan Gunung Jati Bandung (Dr. Dadang Darmawan, MA), terlibat pembicaraan intensif terkait program kerja prodi masing-masing sekaligus menjalin kerjasama saling menguntungkan terutama bidang sharing artikel jurnal ke depan agar dapat saling berkonstribusi dalam setiap penerbitannya.
Harus diakui pengelolaan Jurnal Religius Prodi SAA UIN Bandung yg telah terakreditasi Sinta 2, JSA Prodi SAA UIN Palembang, perlu banyak belajar kiat-kiat mencapai pringkat tsb. Disamping itu, dipertimbangkan juga ke depan Kedua Prodi ini akan bekerjasama dalam bidang Penelitian dan kegiatan workshop serta tukar informasi terkait perbaikan kurikulum Kampus Merdeka dll.