DOSEN FUSHPI MENGIKUTI PELATIHAN JURNAL BEREPUTASI SCOPUS
Fushpi Melesat – Jumat hingga Ahad (11-13 Desember 2020), bertempat di Hotel Aston Palembang, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang telah menyelenggarakan pelatihan jurnal bereputasi scopus. Pelatihan ini diikuti oleh mayoritas dosen dari berbagai kampus, meliputi UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Kader Bangsa (UKB), Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Pagar Alam dan Lahat, dan lain sebagainya. Dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Ada dua orang dosen yang diutus yaitu bapak Rahmat Hidayat, Lc., M.Phil dan bapak Beko Hendro, Lc., M.Hum. Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber: 1) Dr. Aditya Halim Perdana Kusuma, MM, berasal dari Universitas Muslim Indonesia Makasar; 2) Dr. Heri Nurdiyanto, M. Ti, berasal dari STMIK Dharma Wacana Lampung; dan 3) Arbain, M. Pd yang berasal dari Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
Kegiatan pelitihan jurnal ini diawali dengan pemberian sambutan oleh ketua LP2M yaitu Prof. Dr. Paisol Burlian. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang berkesempatan meluangkan waktunya untuk sharing ilmu dan pengalaman mereka.
Dalam kesempatan ini, pak Aditya, selaku narasumber pertama, telah menyampaikan banyak hal mengenai jurnal internasional. Menurutnya, ada tiga kategori jurnal internasional yaitu internasional, internasional bereputasi scopus dan Web of Science (WoS), dan internasional berdampak faktor (misalnya Q1, Q2, Q3, dst). Pak Heri, selaku pemateri kedua menyatakan, tidak semua jurnal internasional dapat dipercaya dan layak disubmit. Bagi penulis yang hendak mempublikasi karyanya, ada trik-trik khusus memilih jurnal untuk dipublikasi dan hendaknya bertanya di dalam hati: apakah jurnal tersebut termasuk kategori hijecked journal (jurnal abal-abal) atau authentic journal (dapat dipercaya), apakah ada kolega yang mengenal jurnal tersebut, kontak publisher mudah didapati atau tidak, kenal ndak dengan dewan redaksinya, dan segudang pertanyaan lainnya. Untuk memastikan itu semua dapat diakses http://thinkchecksubmit.org/, www.scopus.com, www.predatoryjournals.com, dan lain-lain. Sedangkan pak Arbain selaku pemateri ketiga lebih menekankan pada aplikasi. Banyak aplikasi untuk memudahkan dalam penulisan, apalagi jika referensi dikutip dari karya-karya yang sudah dipublikasi secara online. Untuk mengantisipasi terdeteksinya kesamaan karya seseorang dengan yang lainnya, maka perlu kiranya memformulasikan (paraphrase) kalimat ulang sesuai dengan pemahaman penulis. Paraphrase tersebut dapat menggunakan aplikasi, misalnya www.quillbot.com. Ada juga tehnik untuk menata tulisan dan menyusunnya secara otomatis, seperti aplikasi www.ref-n-wrtie.com. Untuk membandingkan penelitian kita dengan penelitian terdahulu, dapat menggunakan aplikasi publish or perish https://harzing.com/resources/publish-or-perish/windows, dan lain sebagainya. Aplikasi-aplikasi tersebut sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi peneliti jika dapat mengoperasikannya dengan baik.
Sebagai penutup, selaku ketua panitia, Budiman, Ph.D mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan artikel penelitian para peserta nantinya ada yang bisa tembus di jurnal bereputasi scopus, insya Allah, Amiin ya Rabb. (ErHa)